MEMBACA PERMULAAN

Salah satu hal yang menjadi tugas guru, khususnya guru kelas 1 SD adalah mengajari anak membaca. Membaca bagi anak kelas 1 SD merupakan membaca permulaan. hal ini merupakan kegiatan mengenalkan dan melatih anak untuk membaca pertama kali. Hal ini penting karena melalui membaca anak akan dapat menambah pengetahuan mereka dengan lebih mudah. Dengan kata lain, membaca, khususnya membaca permulaan merupakan salah satu kunci bagi anak untuk mempelajari pengetahuan-pengetahuan lainnya.

Bagaimana melaksanakanya? Tentu diperlukan cara-cara untuk mengajari anak kelas 1 SD. Ada banyak cara, salah satunya adalah mengeja kata. cara ini pula yang dialami penulis sendiri ketika masih duduk di kelas 1 SD. Cara atau teknik mengeja adalah mengeja suatu kata berdasarkan huruf-huruf peyusunnya. Sebagai contoh adalah kata “ibu”. Dengan menggunakan teknik mengeja, kata ibu akan di eja i… b…. dan u….

Dikutip dari http://www.mbeproject.net (7/8/2010), ternyata cara mengeja tersebut bukan cara yang efektif. Di berbagai negara, belajar membaca dengan mengeja sudah lama ditinggalkan karena banyak kelemahannya. Kalau guru mengajarkan anak mengeja sesuai dengan bunyi abjad i… b …u sebenarnya banyak anak yang menjadi bingung, mengapa dibaca “Ibu” bukan “ibeu”, begitu pula kalau diajarkannya dengan bunyi “i” “eb” “u” mengapa menjadi “ibu” bukan “iebu”.
Tingkat kesulitan bagi siswa lebih tinggi lagi untuk kata kata seperti “menyanyi”, “belanja” “belajaannya” dst. Akibat dari berbagai kesulitan tsb , kecepatan membaca dan pemahaman siswa sangat rendah. Menurut hasil penelitian di beberapa negara, kebiasaan mengeja tadi bisa terbawa sampai dewasa.

Pengenalan huruf memang perlu, tetapi penekanan pada mengeja lebih banyak merugikan. Selain itu, Dalam tes membaca untuk kelas I banyak anak yang terlalu sibuk mengeja dan menyuarakan huruf huruf, sehingga tidak memahami makna kata. Mereka juga mengalami kesulitan terutama untuk mengeja/membaca kata kata yang menggunakan konsonan/vokal rangkap (bendera, mengganggu, kerbau). Kesibukan mengeja menghambat kemampuan mereka untuk memahami kalimat/cerita yang dibacanya. Akibat selanjutnya adalah siswa mengalami kesulitan menjawab pertanyaan mengenai isi cerita.
nah, itulah kelemahan teknik membaca dengan mengeja. Lalu, bagaimana seharusnya membaca permulaan itu dilakukan? Mbeproject.net (7/8/2010) menjelaskan bahwa kegiatan membaca permulaan dapat dilakukan secara terpadu dengan dengan kegiatan-kegiatan menggambar dan bermain. Bagi anak-anak TK dan kelas awal, kegiatan menggambar, bercerita, membaca, dan menulis sebaiknya merupakan kegiatan terpadu.

Belajar membaca permulaan, sebaiknya dilakukan melalui gambar-gambar dengan kata-kata sederhana (meja, topi kuda). Anak sebaiknya belajar membaca kata-kata secara utuh yang bermakna bukan huruf demi huruf. Setelah dapat membaca secara utuh, anak belajar membaca suku kata, dan kalau perlu huruf huruf, bukan dibalik, belajar huruf dulu. Kemampuan anak untuk mengekspresikan diri (lisan maupun tertulis) dapat dikembangkan melalui pengalaman nyata siswa, yang diungkapkan melalui kegiatan menggambar dan bercerita dengan menggunakan kata-kata dari anak itu sendiri. Kalau anak belum dapat menulis, guru membantu menuliskan apa yang diceritakan siswa.
Dengan kata lain, belajar membaca dan menulis permulaan paling bagus dikembangkan dalam konteks dan menggunakan kata kata siswa sendiri, bukan melalui kata-kata lepas atau kalimat yang dibuat guru atau mengutip dari buku.

Sumber : http://mbeproject.net/mbe57.html diakses 7 Agustus 2010

4 Balasan ke MEMBACA PERMULAAN

  1. SUCI berkata:

    sy sgt sng bs membaca artikel anda yg sgt brmanfaat bg sy, mhn dbrkan lg ptnjk ttg mengatasi anak yg tdk mau menulis,tx

  2. prana berkata:

    Fyi. Cari membaca permulaan di youtube dg keyword “membaca permulaan upi kampus sumedang”

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s